ALLOPOST_PANGKALPINANG — Pemerintah Kota Pangkalpinang mempercepat penanganan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) melalui skema kolaborasi lintas sektor.
Komitmen tersebut diwujudkan lewat penyerahan bantuan Rumah Layak Huni (RLH) kepada Bapak Usman, seorang warga Kelurahan Air Kepala Tujuh, Kecamatan Gerunggang, pada Selasa (22/9/2026).
Penyerahan hunian anyar tersebut dilakukan secara langsung oleh Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin, yang didampingi Wakil Wali Kota Dessy Ayutrisna. Program rehabiitasi rumah ini berhasil terealisasi berkat sinergi
Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) antara Pemkot Pangkalpinang dengan alokasi Corporate Social Responsibility (CSR) pihak swasta, salah satunya PT Mitra Stania Bemban.
Prof. Saparudin mengungkapkan bahwa pengentasan RTLH menjadi agenda strategis daerah mengingat dampaknya yang signifikan terhadap kesejahteraan warga. Berdasarkan data pemerintah kota, masih terdapat sekitar 2.900 unit rumah yang memerlukan perbaikan mendasar.
“Program perbaikan terus kita gulirkan. Saat ini ada sekitar 2.900 unit rumah yang menjadi target penanganan. Alhamdulillah, sepanjang tahun ini sebanyak 327 rumah telah berhasil direhabilitasi dan sebagian besar siap diresmikan,” jelas Saparudin dalam sambutannya.
Ia menekankan bahwa percepatan pembenahan ribuan hunian tersebut tidak mungkin hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Dukungan penuh dari sektor usaha melalui CSR serta lembaga pengelola zakat seperti Baznas menjadi pilar krusial dalam memperluas jangkauan bantuan.
Di samping itu, Wali Kota juga mengimbau warga penerima manfaat untuk memastikan legalitas lahan yang ditempati. Kejelasan status kepemilikan tanah merupakan syarat mutlak agar penyaluran bantuan tepat sasaran dan terhindar dari potensi sengketa hukum di masa mendatang.
“Lahan harus bersih dari sengketa dan status kepemilikannya jelas. Ini syarat utama. Kita berharap bantuan ini membawa keberkahan serta kenyamanan bagi keluarga Bapak Usman,” pungkasnya.
Prosesi serah terima rumah layak huni ini turut didampingi sejumlah pejabat penting di lingkungan Pemkot Pangkalpinang, antara lain Asisten Pemerintahan dan Kesra, Kepala Disperkim, Kepala Dinas PUPR, Kepala Bapperida, Plt. Kepala Bakueda, Kepala DLH, hingga Camat Gerunggang dan Lurah Air Kepala Tujuh.







