ALLOPOST_BANGKA BARAT — Jembatan kayu penghubung antarwilayah di Desa Mancung, Kecamatan Kelapa, Kabupaten Bangka Barat, berada dalam kondisi yang sangat memprihatinkan. Jembatan yang menjadi akses vital warga sehari-hari tersebut kini dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan, terutama anak-anak sekolah dan pekerja.
(Jum’at 31-07-2026)
Berdasarkan rekaman video serta aduan warga setempat kepada redaksi BN16BANGKA, struktur jembatan kayu tersebut sudah mengalami kerusakan parah di berbagai bagian. Papan alas jembatan terlihat renggang dan lapuk, pagar pembatas dari dahan kayu telah rapuh, serta tiang penyangga yang bergoyang saat dilintasi.
Akses Vital yang Mempertaruhkan Keselamatan,Salah seorang warga Desa Mancung mengungkapkan keprihatinannya terkait kondisi jembatan yang tak kunjung mendapat perbaikan permanen.
Jembatan tersebut merupakan jalur utama mobilitas masyarakat, baik untuk mengangkut hasil mata pencaharian maupun akses anak-anak menuju sekolah.
“Tolong sampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, kasihan banyak warga dan anak-anak sekolah yang lewat sini setiap hari. Kondisinya sudah sangat rapuh dan bergoyang. Sebelumnya pernah ada warga yang terjatuh,” ujar seorang warga setempat.
Potensi bahaya semakin meningkat saat musim hujan atau ketika debit air sungai di bawahnya naik. Warga khawatir jika tidak segera ditangani, jembatan tersebut dapat runtuh dan menelan korban jiwa.
Harapan Perbaikan Segera dari Pemkab Bangka Barat,Masyarakat Desa Mancung, Kecamatan Kelapa, sangat berharap Pemerintah Kabupaten Bangka Barat melalui instansi terkait (Dinas PUPR) dapat segera turun ke lapangan untuk meninjau lokasi dan membangun jembatan yang permanen serta layak.
Pembangunan infrastruktur jembatan yang aman dan kokoh sangat dinantikan demi menjamin keselamatan warga serta kelancaran roda perekonomian dan pendidikan di wilayah tersebut.










