ALLOPOST_JAKARTA — Isu transformasi digital dan perlindungan hukum bagi wartawan menjadi sorotan utama dalam agenda Musyawarah Nasional (Munas) ke-3 Pro Jurnalis Media Siber (PJS) yang berlangsung pada 21–23 Juli 2026 di Acacia Hotel, Jakarta.
Mengusung tema “Transformasi Jurnalis Siber di Era Digital, Memperkuat Kompetensi dan Perlindungan Hukum Demi Masa Depan Pers Indonesia”, perhelatan nasional ini menjadi momentum penguatan konsolidasi pers siber dari tingkat pusat hingga daerah.
Salah satu agenda krusial dalam perhelatan ini adalah Pelantikan Pengurus DPC PJS se-Indonesia oleh Ketua Umum DPP PJS, Mahmud Marhaba, termasuk kepengurusan DPC PJS Kabupaten Bangka Barat di bawah kepemimpinan Fani Tamzona.
PJS menilai bahwa di tengah pesatnya era digitalisasi, wartawan media siber tidak hanya dituntut adaptif secara teknologi, tetapi juga memerlukan jaminan hukum serta peningkatan kompetensi yang berkelanjutan.
Langkah konsolidasi ini disambut optimistis oleh jajaran daerah. Perwakilan DPC PJS Bangka Barat, Yopi Herwindo, menegaskan bahwa kepengurusannya siap mengawal penguatan kapasitas dan perlindungan wartawan siber di kawasan Negeri Sejiran Setason.







