Penampakan Biawak 2 Meter Seukuran Buaya di Warkop Ak Nur Bikin Pengunjung Heboh, Damkar Beraksi!

Bangka Barat13 Dilihat

ALLOPOST_BANGKA BARAT — Suasana santai di Warkop Ak Nur yang berlokasi di Pasar Teluk Rubiah, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat, mendadak gempar pada Minggu (30/8/2026). Sontak, para pengunjung berhamburan menyelamatkan diri setelah seekor biawak berukuran raksasa sepanjang dua meter masuk ke dalam area warung kopi.

Kepanikan tak terhindarkan saat reptil besar menyerupai buaya tersebut melangkah masuk. Sejumlah pengunjung berlari keluar, sementara lainnya terpaksa naik ke atas kursi karena ketakutan. Beruntung, biawak tersebut akhirnya berdiam diri dan bersembunyi di balik tumpukan kursi.

Memanfaatkan situasi yang relatif terkendali, Ali selaku pemilik warkop langsung menghubungi Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Bangka Barat untuk meminta bantuan evakuasi. Demi mencegah hewan liar itu melarikan diri ke area pemukiman warga, pintu warkop sempat ditutup rapat sembari menunggu bantuan tiba.

Tak lama berselang, lima personel Damkar Bangka Barat tiba di lokasi.

Anggota Damkar Bangka Barat, Yuda, menjelaskan bahwa timnya baru bisa meluncur ke warkop setelah menyelesaikan tugas memadamkan kebakaran di area belakang SMPN 2 Mentok.

“Karena ukurannya yang sangat besar menyerupai buaya, proses evakuasi harus menggunakan peralatan khusus. Kami tidak bisa menangkapnya secara manual,” ujarnya.

Mengandalkan keahlian khusus dan peralatan pendukung berupa tali serta bambu penjerat, proses evakuasi berlangsung menegangkan selama kurang lebih 20 menit.

Kelima punggawa Damkar tersebut akhirnya berhasil melumpuhkan dan mengamankan reptil besar itu dengan selamat.Terkait pemicu masuknya hewan tersebut ke pemukiman warga, pihak Damkar menduga kuat biawak sedang memburu mangsanya.

“Mungkin biawak ini mengejar anak kucing. Sebab, setelah berhasil kami tangkap dan amankan, biawak ini memuntahkan seekor anak kucing. Kalau untuk bobot pastinya kami belum timbang, tapi kalau panjangnya diperkirakan mencapai dua meter,” pungkas salah satu anggota tim evakuasi.

Usai dievakuasi, reptil berukuran jumbo tersebut langsung dibawa oleh petugas Damkar untuk dipindahkan ke habitat yang aman dan jauh dari pemukiman warga. Suasana di Warkop Ak Nur pun kembali kondusif.
(Sumber BN16 Bangka)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *